Jajak Pendapat

Apa yang dibutuhkan oleh masyarakat pada saat Pra (sebelum) bencana terjadi
 

Online

Terdapat 5 Tamu online

Links


  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
Suara Korban Bencana
Update : Korban Meninggal Akibat Gempa Sumbar 704 orang
Kamis, 08 Oktober 2009 02:26

Hingga Selasa (6/10) pukul 10.00 WIB Pusdalops BNPB melaporkan jumlah korban meninggal akibat gempa bumi berkekuatan 7,6 SR yang terjadi Rabu (30/09) pukul 17.16 WIB sebanyak 704 orang, terdapat penambahan korban meninggal yang telah terevakuasi di Kota Padang dari data sebelumnya sebanyak 79 orang, dengan demikian rincian korban meninggal hingga saat ini adalah: Kota Padang 327 orang, Kota Pariaman 37 orang, Kota Solok 3 orang, Kab. Padang Pariaman 292 orang, Kab. Pesisir Selatan 10 orang, Kab. Agam 32 orang dan Kab. Pasaman Barat 3 orang. Data tersebut diperoleh dari Satkorlak PB Prov. Sumbar tanggal 5 Oktober 2009 pukul 20.00 WIB.

Sementara itu korban hilang berjumlah 295 orang, meliputi Kab. Padang Pariaman 237 orang, Kab. Agam 54 orang dan Kota Padang 4 orang. Sejumlah 21 tim SAR yang berasal dari 19 negara telah mengkaji 31 titik reruntuhan bangunan di Kota Padang dan menyatakan sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan.

Untuk itu, kegiatan rescue dialihkan ke sebelah timur, utara, selatan Kota Padang, seperti Kab. Padang Pariaman dan Kab. Agam, yang mana dilaporkan puluhan bahkan ratusan orang hilang atau masih tertimbun longsor pasca gempa. Sedangkan tenaga medis masih akan melanjutkan kegiatan pelayanan kesehatan bagi korban bencana.

Kerusakan terparah terjadi di kota Padang dan Kab. Padang Pariaman, baik kerusakan bangunan maupun kerusakan geologi dan longsoran, yang diakibatkan kedekatan lokasi dengan titik pusat gempa, faktor geologi, dan faktor konstruksi bangunan.

Saat ini data yang telah terkumpul dari Satkorlak PB Sumbar tanggal 6 Oktober 2009 pukul 12.00 WIB, tercatat rumah rusak berat sebanyak 102.653 unit, rusak sedang 48.967 unit, dan rusak ringan 44.606 unit. Selanjutnya fasilitas pendidikan yang rusak berat 1.253 unit, rusak sedang 919 dan rusak ringan 670 buah.

Sumber: Media Center Air Putih 

 
Tiga Tempat Disiapkan sebagai Mediacenter
Selasa, 06 Oktober 2009 02:23
Langkah Mempercepat Aliran Data Tanggap Darurat Gempa Padang

Hingga memasuki hari keenam usai gempabumi berkekuatan 7,6 skala Richter mengguncang Sumatera Barat pada Rabu, 30 September 2009 lalu, kegiatan koordinasi bantuan tetap dipusatkan di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat (Sumbar). Tim AirPutih yang didukung oleh Pasifik Satelit Nusantara (PSN) dan Indosat M2 telah datang dan memasang VSAT (Very Small Aperture Terminal) di tempat tersebut agar internet dapat tersambungkan. Sebuah media center pun terbangun di tempat yang dijadikan pusat koordinasi Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana Sumbar bersama beragam organisasi dalam dan luar negeri.

Dua buah VSAT harus dipasang di sana agar sambungan internet yang dibutuhkan oleh para relawan untuk berkirim data itu tidak terhambat. Oleh karena terbatasnya akses selular berkapasitas tinggi di kawasan pelosok Sumbar yang terkena dampak bencana maka banyak relawan yang mau tak mau harus kembali ke Padang untuk melakukan akses data melalui internet. Waktu dan tenaga yang harus dihabiskan untuk menempuh perjalanan yang jauh cukup berarti, terutama di masa tanggap darurat ini.
 
«MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir»

Halaman 1 dari 16



Partisipan SUARA